PENGARUH MASA KERJA, PENGETAHUAN DAN SIKAP KERJA TERHADAP UNSAFE ACTION PADA PEKERJA INDUSTRI MEBEL DI WILAYAH KECAMATAN BARONG TONGKOK KUTAI BARAT TAHUN 2025

Jaya Irawan, Jodi (2025) PENGARUH MASA KERJA, PENGETAHUAN DAN SIKAP KERJA TERHADAP UNSAFE ACTION PADA PEKERJA INDUSTRI MEBEL DI WILAYAH KECAMATAN BARONG TONGKOK KUTAI BARAT TAHUN 2025. Undergraduate Thesis thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (Full Paper)
Jodi Jaya Irawan_1813201028_Kesehatan Masyarakat_2025 - jodi irawan.pdf - Submitted Version

Download (1MB)

Abstract

Jodi jaya irawan, 2025. Pengaruh masa kerja, pengetahuan, sikap kerja terhadap tindakan tidak aman (Unsafe action) pada pekerja industri mebel Di Kecamatan Barong Tongkok Kutai Barat 2025. Dibawah bimbingan Bapak Ilham Rahmatullah, SKM, M.Ling. selaku dosen pembimbing I dan Bapak Istiarto, SKM, M.Kes selaku pembimbing II. Industri mebel merupakan salah satu sektor usaha yang berkontribusi penting dalam penyediaan barang kebutuhan rumah tangga. Namun demikian, sektor ini juga menyimpan berbagai potensi risiko kecelakaan kerja akibat tindakan tidak aman (unsafe action) yang dilakukan oleh pekerja. Beberapa faktor yang diduga memengaruhi tindakan tidak aman tersebut meliputi masa kerja, pengetahuan, dan sikap kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh masa kerja, pengetahuan, dan sikap kerja terhadap tindakan tidak aman pada pekerja industri mebel di Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja pada 18 industri mebel di Kecamatan Barong Tongkok yang berjumlah 75 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel dengan metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi- Square untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dan tindakan tidak aman. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan tindakan tidak aman (p-value = 0,037), sedangkan masa kerja (p-value = 0,211) dan sikap kerja (p-value = 0,293) tidak memiliki hubungan yang signifikan secara statistik. Mayoritas responden dengan pengetahuan kurang baik lebih cenderung melakukan tindakan tidak aman dibandingkan dengan mereka yang memiliki pengetahuan cukup atau baik. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan memainkan peran penting dalam mendorong perilaku kerja yang aman di lingkungan kerja industri mebel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dari ketiga variabel yang diteliti, hanya pengetahuan yang berpengaruh signifikan terhadap tindakan tidak aman. Oleh karena itu, disarankan kepada pihak manajemen industri mebel untuk meningkatkan program pelatihan dan penyuluhan tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara berkala guna meningkatkan pengetahuan pekerja. Selain itu, diperlukan upaya pembentukan budaya kerja yang lebih aman dan disiplin dalam penerapan prosedur keselamatan kerja. Kata kunci : Unsafe Action, Masa Kerja, Pengetahuan, Sikap Kerja Kepustakaan : 17 (2018-2024)

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 31 Mar 2026 07:21
Last Modified: 31 Mar 2026 07:21
URI: http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/582

Actions (login required)

View Item View Item