PENGARUH GEJALA GANGGUAN MENTAL (SRQ-29) TERHADAP NILAI AUDIT JOB SAFETY ANALYSIS PADA PEKERJA MAINTENANCE PT PERTAMINA HULU SANGA SANGA 2025

Mahardika, Juliardi (2026) PENGARUH GEJALA GANGGUAN MENTAL (SRQ-29) TERHADAP NILAI AUDIT JOB SAFETY ANALYSIS PADA PEKERJA MAINTENANCE PT PERTAMINA HULU SANGA SANGA 2025. Other thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (full paper)
Juliardi Mahardika_2313201116_Kesehatan Masyarakat_2026 - Juliardi m.pdf - Submitted Version

Download (2MB)

Abstract

Juliardi Mahardika. 2025. Pengaruh Gejala Gangguan Mental Berdasarkan Srq- 29 Terhadap Nilai Audit Job Safety Analysis pada Pekerja Maintenance PT Pertamina Hulu Sanga Sanga. Di bawah bimbingan Ilham Rahmatullah, SKM., M.Ling. selaku Pembimbing I dan Sulung Alfianto Akbar, S.Kom., M.MSIselaku Pembimbing II. Kesehatan mental pekerja merupakan aspek penting dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), terutama pada industri migas yang berisiko tinggi. Gejala gangguan mental seperti kecemasan dan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) dapat memengaruhi konsentrasi, ketelitian, serta pengambilan keputusan dalam pelaksanaan Job Safety Analysis (JSA). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gejala gangguan mental yang diukur menggunakan Self Reporting Questionnaire (SRQ-29) terhadap Nilai Audit JSA pada pekerja maintenance PT Pertamina Hulu Sanga Sanga. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional ini melibatkan 59 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner SRQ-29 dan dokumen Nilai Audit JSA perusahaan. Analisis dilakukan secara univariat dan multivariat menggunakan regresi logistik ordinal dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil menunjukkan bahwa gangguan kecemasan berpengaruh signifikan terhadap Nilai Audit JSA (p = 0,000; koefisien 2,679). PTSD juga berpengaruh signifikan (p = 0,002; koefisien 2,063). Pekerja yang tidak terindikasi gejala gangguan mental memiliki peluang lebih besar memperoleh Nilai Audit JSA yang lebih baik. Disimpulkan bahwa gejala gangguan mental berpengaruh terhadap kualitas audit JSA. Perusahaan disarankan mengintegrasikan skrining dan dukungan kesehatan mental dalam sistem K3 guna meningkatkan kinerja keselamatan kerja. Kata Kunci: SRQ-29, Gangguan Kecemasan, PTSD, Audit JSA, Pekerja Maintenance.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 28 Apr 2026 07:03
Last Modified: 28 Apr 2026 07:03
URI: http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/787

Actions (login required)

View Item View Item