FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SKRINING HIPERTENSI UNTUK MENINGKATKAN DETEKSI DINI DI UPTD PUSKESMAS SEGIRI TAHUN 2025

Imanuella, Grace (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SKRINING HIPERTENSI UNTUK MENINGKATKAN DETEKSI DINI DI UPTD PUSKESMAS SEGIRI TAHUN 2025. Undergraduate Thesis thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (full paper)
GRACE IMANUELLA_2113201088_Kesehatan Masyarakat_2025 - Grace Imanuella.pdf - Submitted Version

Download (3MB)

Abstract

Grace Imanuella. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Skrining Hipertensi Untuk Meningkatkan Deteksi Dini Di UPTD Puskesmas Segiri Tahun 2025. Dibawah bimbingan pak Sulung Alfianto Akbar,S.Kom.,M.Msi selaku pembimbing I dan pak Istiarto, SKM., M.Kes selaku pembimbing II Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Samarinda (2024), hipertensi menduduki peringkat pertama dari sepuluh penyakit terbanyak di 26 puskesmas Kota Samarinda. Puskesmas Segiri mengalami peningkatan kasus hipertensi dari 2022 ke 2024 sebanyak 5,806 kasus. Data skrining menunjukkan tren signifikan, dengan jumlah warga yang menjalani skrining hipertensi meningkat dari 1.936 orang pada 2022 menjadi 2.418 orang pada 2023, tetapi menurun menjadi 832 orang pada 2024. Hipertensi merupakan faktor penting pemicu penyakit tidak menular seperti penyakit jantung dan stroke, yang menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan skrining hipertensi untuk meningkatkan deteksi dini di UPTD Puskesmas Segiri. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 89 sampel dari 832 populasi, menggunakan teknik Purposive Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan responden dengan skrining hipertensi, (p value = 0,000), dikarenakan sebagian besar dari responden mempunyai tingkat pendidikan yang cukup yaitu SMA sebanyak 35 orang (39,3%), ada hubungan pekerjaan dengan skrining hipertensi (p value = 0,033), pekerjaan informal sering kali dihubungkan dengan stres yang lebih tinggi, ketidakpastian ekonomi, dan kurangnya akses terhadap layanan kesehatan yang memadai, dan tidak ada hubungan antara dukungan keluarga dengan skrining hipertensi (p value = 0,599), hal ini menunjukkan bahwa meskipun dukungan keluarga dapat menjadi faktor motivasi, ada elemen lain yang lebih dominan dalam menentukan risiko hipertensi. Diharapkan penyuluhan kepada masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan mengenai hipertensi, serta menyediakan layanan skrining gratis atau terjangkau untuk mendorong partisipasi, sehingga risiko komplikasi yang lebih serius dapat diminimalisir. Kata Kunci Kepustakaan : Deteksi Dini, Puskesmas, Skrining Hipertensi. : 43 (2020 s.d 2024).

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 02 Apr 2026 03:01
Last Modified: 02 Apr 2026 03:01
URI: http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/657

Actions (login required)

View Item View Item