Destrian Habibi, Isliyadi (2025) PENGELOLAAN SAMPAH B3 PT NESTLE DI KOTA SAMARINDA DITINJAU PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 27 TAHUN 2020 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH B3. Undergraduate Thesis thesis, UWGM Samarinda.
|
Text (Full Paper)
SKRIPSI_1874201018_ISLIYADI - Destran Inisperâ„¢.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
Abstract
Nama : Isliyadi Destrian Habibi NPM : 1874201018 Judul : Pengelolaan Sampah B3 PT Nestle di Kota Samarinda Ditinjau Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2020 Tentang Pengelolaan Sampah B3 Pembimbing : Dinny Wirawan Pratiwie, S.H.,M.H Andri Pranata, S.H., M.Kn Penelitian ini bersifat yuridis normatif yaitu penelitian ini dilakukan melalui studi kepustakaan dan menelaah kaidah hukum (peraturan perundang-undangan) serta untuk menemukan suatu kebenaran, yang di dasarkan pada penelitian kepustakaan dan untuk melengkapi data, diperoleh dari penelitian lapangan. Penelitian ini disajikan dalam sebuah laporan yang bersifat deskriptif analitis, dimana data yang telah diolah kemudian dianalisis secara kualitatif yaitu menelaah dan menelusuri peraturan perundang-undangan serta bahan pustaka secara sistematis. Dari hasil yang diujikan dalam penelitian dinyatakan bahwa Pengelolaan Sampah B3 PT Nestle di Kota Samarinda Ditinjau Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2020 Tentang Pengelolaan Sampah B3, masih belum efektif karena prosedur dan cara pengelolaannya masih sederhana dan tentunya belum menyesuaikan sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Pemerintah tersebut, selama ini proses penanganan limbah B3 hanya dilakukan dengan membuang ke tempat penampungan akhir dan juga membakar limbahnya yang tentunya saja metode demikian terlihat kurang efisien karena masih berpotensi mencemari lingkungan. Terutama sampah B3 yang dibakar menghasilkan asap berbau dan mencemari lingkungan sekitarnya. Adapun kendalanya yaitu: 1) kurangnya kesadaran perusahaan untuk memperhatikan pengelolaan limbah B3, yang seharusnya hasil buangan yang memberikan dampak tersebut sudah semestinya dikelola sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku termasuk dalam perundang-undangan, 2) terbatasnya SDM yang memahami cara pengelolaan limbah yang baik dan benar, 3) adanya regulasi yang kurang lengkap mengenai pengaturan limbah B3 yang sumbernya dari bahan makanan dan minuman sehingga perusahaan kurang perhatian atas-masalah-masalah limbah yang dihasilkan. 4) pengelolaan yang kurang efisien juga disebakan kurangnya fasilitas pendukung dan memadai, seperti inceneator yang lebih efektif dalam memusnkahkan sampah dan limbah Kata kunci : Pengelolaan, Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun
| Item Type: | Thesis (Undergraduate Thesis) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id |
| Date Deposited: | 30 Mar 2026 07:42 |
| Last Modified: | 30 Mar 2026 07:42 |
| URI: | http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/542 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
