Taruk Allo, Evi Trinita (2026) HUBUNGAN MASA KERJA DAN KONSUMSI KAFEIN TERHADAP FATIGUE PADA PEKERJA DRIVER SARANA DI OFFICE 30 PT. INDOMINCO MANDIRI DENGAN MENGGUNAKAN ALAT UKUR LAKASSIDAYA. Other thesis, UWGM Samarinda.
|
Text (full paper)
Evi Trinita Taruk Allo_2213201059_Kesmas_2026 - Evi Trinita.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
Abstract
Evi Trinita Taruk Allo. 2026. Hubungan Masa Kerja Dan Konsumsi Kafein Terhadap Fatigue Pada Pekerja Driver Sarana Di Office30 PT. Indominco Mandiri Dengan Menggunakan Alat Ukur Lakassidaya. Dibawah Bimbingan Ilham Rahmatullah, SKM., M.Ling Selaku Pembimbing I dan Istiarto, SKM., M.Kes Selalu Pembimbing II. Fatigue merupakan gangguan kesehatan yang menjadi salah satu isu penting dalam bidang (K3) yang memerlukan perhatian serius. Berdasarkan data hasil pemeriksaan Fatigue sebelumnya terjadi kenaikan kasus Fatigue setiap tahunnya pada pekerja driver sarana di Office30 PT. Indominco Mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara bersamaan Hubungan Masa Kerja dan konsumsi kafein terhadap Fatigue pada pekerja driver sarana Office30 PT. Indominco Mandiri dengan menggunakan alat ukur Lakassidaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah repsonden 62 orang dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, kuesioner, pemeriksaan Fatigue menggunakan Lakassidaya dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan korelasi Rank Spearman melalui bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara masa kerja dengan nilai p-value 0,001 dan tidak terdapat hubungan antara konsumsi kafein dengan nilai p-value 0,190 pada pekerja driver sarana di Office30 PT. Indominco Mandiri. Dan dari hasil pemeriksaan menggunakan alat ukur Lakassidaya dari 62 responden terdapat 22 responden dengan hasil pemeriksaan Fatigue normal, 35 responden dengan tingkat Fatigue ringan, 4 responden dengan tingkat Fatigue sedang dan 1 (1.6%) responden dengan tingkat Fatigue berat. Perusahaan diharapkan meningkatkan pengendalian fatigue melalui pemantau rutin, pelatihan manajemen stres, dan pemenuhan waktu istirahat yang memadai. Pekerja juga di harapkan untuk mengkonsumsi kafein dalam batas wajar dan mengisi FDM secara jujur sesuai kondisi sebelum bekerja sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan fatigue. Kata kunci : Masa Kerja, Konsumsi Kafein, Fatigue Kepustakaan : 29 (2020-2026)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 06:13 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 06:13 |
| URI: | http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/1144 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
