Anggraini, Anisa Putri (2026) MEKANISME PENCEGAHAN PENCEMARAN AIR PADA SUMBER PENCEMAR TITIK OLEH DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA SAMARINDA BERDASARKAN PERATURAN PEMERINTAH NO. 22 TAHUN 2021 TENTANG PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP. Other thesis, UWGM Samarinda.
|
Text (full paper)
ANISA PUTRI ANGGRAINI_2274201057_HUKUM_2026 - Anisa Putri Anggraini.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
Abstract
Nama : Anisa Putri Anggraini NPM : 2274201057 Judul Skripsi : Mekanisme Pencegahan Pencemaran Air Pada Sumber Pencemar Titik Oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pembimbing : 1. Dr. H Hudali Mukti, S.H., M.H 2. Hj. Rustiana, S.H., M.H Pencemaran air akibat kegiatan usaha dan/atau industri menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang memerlukan upaya pencegahan melalui pengawasan yang efektif. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 menempatkan pencegahan sebagai prioritas dalam penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pencegahan pencemaran air pada sumber pencemar titik oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, studi kepustakaan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif. Mekanisme pencegahan pencemaran air dilaksanakan melalui pengawasan terhadap Persetujuan Lingkungan, pemeriksaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), evaluasi kualitas air limbah, verifikasi lapangan, pembinaan kepada pelaku usaha, serta penerapan sanksi administratif apabila ditemukan pelanggaran. Pembinaan juga dilakukan melalui Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER). Pelaksanaan mekanisme tersebut masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jumlah Pengawas Lingkungan Hidup, anggaran operasional, luasnya wilayah pengawasan, serta rendahnya kepatuhan sebagian pelaku usaha. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pengawas, penguatan koordinasi antarinstansi, dukungan anggaran, dan peningkatan kepatuhan pelaku usaha diperlukan agar pencegahan pencemaran air dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Pencemaran Air, Sumber Pencemar Titik, Pengawasan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 07:51 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 07:51 |
| URI: | http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/1126 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
