PERAN GURU DALAM MENUMBUHKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA MURID KELAS III SD NEGERI 002 SAMARINDA KOTA

Bayu Setiawan, Ahmad (2026) PERAN GURU DALAM MENUMBUHKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA MURID KELAS III SD NEGERI 002 SAMARINDA KOTA. Other thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (full paper)
AHMAD BAYU SETIAWAN, 2286206075, PGSD, 2026 - Ahmad Bayu Setiawan.pdf - Submitted Version

Download (3MB)

Abstract

Setiawan, A. B. 2026. Peran Guru Dalam Menumbuhkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Murid Kelas III SD Negeri 002 Samarinda Kota. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Seklah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Pembimbing (1) Siska Oktaviani, S.Pd., M.Pd dan (2) Hani Subakti, S.Pd., M.Pd. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah dasar merupakan fondasi penting dalam membentuk kesehatan dan karakter peserta didik sejak dini. Namun, masih ditemukan rendahnya konsistensi murid dalam menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, sehingga diperlukan peran guru yang optimal dalam menanamkan kebiasaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran guru dalam menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat pada murid kelas III A SD Negeri 002 Samarinda Kota. Pertanyaan penelitian difokuskan pada bagaimana guru menjalankan perannya sebagai pendidik, teladan, pembimbing, pengelola kelas, dan motivator dalam membentuk PHBS murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan guru, kepala sekolah, dan murid sebagai sumber data. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sentral dalam menumbuhkan PHBS melalui lima dimensi utama. Peran sebagai teladan dan pengelola kelas menjadi aspek yang paling dominan, sedangkan peran pembimbing masih memerlukan peningkatan dalam hal konsistensi pengawasan. Faktor pendukung meliputi fasilitas sanitasi dan kebijakan sekolah, sementara hambatan berasal dari keterbatasan waktu dan kebiasaan murid yang belum konsisten. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pembentukan PHBS sangat bergantung pada konsistensi peran guru dan dukungan lingkungan sekolah. Penelitian ini menyarankan adanya penguatan integrasi PHBS dalam pembelajaran serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat untuk keberlanjutan perilaku sehat. Kata Kunci: peran guru, PHBS, sekolah dasar.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 02 Jun 2026 06:20
Last Modified: 02 Jun 2026 06:20
URI: http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/995

Actions (login required)

View Item View Item