Rachmani, Adi (2026) ANALISIS TINGKAT EFEKTIVITAS SOSIALISASI INDUKSI UMUM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA KARYAWAN PT X DI KECAMATAN LOA KULU KOTA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR. Other thesis, UWGM Samarinda.
|
Text (full paper)
ADI RACHMANI_2013201086_KESEHATAN MASYARAKAT_2026 - Adiadi Rachmani.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
Abstract
Adi Rachmani. 2026. Analisis Tingkat Efektivitas Sosialisasi Induksi Umum Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Karyawan PT.X di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Di bawah bimbingan Dr. Rosdiana, SKM., M.Kes. selaku Pembimbing I dan Istiarto, SKM., M.Kes. selaku Pembimbing II. Industri pertambangan memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Data internal PT X menunjukkan fluktuasi kecelakaan kerja dari tahun 2022 sebanyak 42 kasus, meningkat menjadi 45 kasus pada tahun 2023, dan 51 kasus pada tahun 2024, dan padatahun 2025 dengan 47 kasus dengan klasifikasi First Aid Injury (FAI), Medical Treatment Injury (MTI), serta property damage. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya pencegahan melalui sosialisasi induksi umum K3 sebagai tahap awal pembentukan kesadaran dan kesiapan karyawan sebelum memasuki area operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat efektivitas sosialisasi induksi umum K3 pada karyawan PT X. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilaksanakan pada Januari 2026 dengan jumlah 5 informan yang terdiri dari 3 informan utama (crew) dan 2 informan pendukung (Leader Group and Evaluator). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik triangulasi melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memastikan keabsahan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel registrasi, seluruh informan menyatakan sistem luring dan daring telah berjalan terstruktur, terdokumentasi, serta memudahkan akses peserta. Pada variabel pelaksanaan, observasi menunjukkan fasilitas ruang, media presentasi, dan materi sesuai risiko pertambangan sehingga peserta memahami prosedur keselamatan, penggunaan APD, dan identifikasi bahaya. Pada variabel evaluasi, wawancara mengungkap adanya peningkatan pemahaman serta perubahan perilaku kerja yang lebih disiplin dan berhati-hati dalam penerapan K3. Disarankan agar manajemen dan tim SHE mengembangkan sistem registrasi terintegrasi, meningkatkan inovasi metode sosialisasi, serta mendorong konsistensi penerapan K3 guna memperkuat budaya keselamatan dan meminimalkan risiko kecelakaan kerja. Kata Kunci: Budaya K3, Efektivitas, Induksi Umum K3, Keselamatan Kerja, Sosialisasi. Kepustakaan: 35 (2019 s.d 2025)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 06:57 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 06:57 |
| URI: | http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/835 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
