FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI DI RT 21 KELURAHAN SUNGAI PINANG DALAM KOTA SAMARINDA

Suli Oki, Susana (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI DI RT 21 KELURAHAN SUNGAI PINANG DALAM KOTA SAMARINDA. Other thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (full paper)
Susana Suli Oki_2113201034_Kesehatan Masyarakat_2025 - Susana Suli Oki.pdf - Submitted Version

Download (4MB)

Abstract

Susana Suli Oki. 2025. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes Aegypti Di RT 21 Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kota Samarinda. Di Bawah Bimbingan Apriyani SKM., MPH Selaku Pembimbing I Dan Sulung Alfianto Akbar, S.Kom., M.MSI Selaku Pembimbing II. Demam Berdarah Dengue (DBD) menrupakan penyakit menular yang dikarenakan virus dengue. Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus pada manusia. Kondisi lingkungan di wilayah kerja Puskesmas Temindung dapat menyebarkan demam berdarah. Keberadaan larva di wilayah Temindung diketahui dengan indicator ABJ. ABJ menunjukkan persentase rumah dan tempat umum yang bebas larva. Pada tahun 2024 ABJ sebesar 81,50%. Pencapaian ini masih di bawah target nasional sebesar 95. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah warga RT 21 dengan jumlah rumah 79. Sampel yang diteliti sebanyak 66 rumah yang diambil dengan menggunakan rumus slovin dengan tingkat eror 5%. Data analisis dengan melakukan uji analisis Chi- square. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara perilaku PSN (p = 0.000 < 0.05), frekuensi pengurasan TPA ( p = 0.000 < 0.05), kebiasaan menggantung pakaian ( p = 0.034 < 0.05) dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti sedangkan warna TPA tidak berhubungan (p = 0.450 > 0.05) dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti. Saran peneliti agar masyarakat tetap menerapkan perilaku PSN dalam kegiatan sehari-hari, menguras tempat penampungan 1 kali dalam seminggu, mengurangi tempat penampungan air bewarna gelap, dan tidak menggantung pakaian bekas pakai atau belum dipakai didalam rumah. Kata kunci: Perilaku, Frekuensi, Pengurasan, Warna dan Keberadaan Jentik

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 28 Apr 2026 06:25
Last Modified: 28 Apr 2026 06:25
URI: http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/778

Actions (login required)

View Item View Item