PENYELESAIAN SENGKETA PERTANAHAN ANTAR WARGA MASYARAKAT DI DESA BUKIT JAYA KM 27 KELURAHAN LOA IPUH DARAT, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Carla Pesak, Zen Robbie (2025) PENYELESAIAN SENGKETA PERTANAHAN ANTAR WARGA MASYARAKAT DI DESA BUKIT JAYA KM 27 KELURAHAN LOA IPUH DARAT, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA. Other thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (full paper)
SKRIPSI Zen Robbie Carla Pesak, (1874201064)-1 - Zen Robbie Carla Pesak.pdf - Submitted Version

Download (2MB)

Abstract

Nama : Zen Robbie Carla Pesak Npm : 1874201064 Judul : Penyelesaian Sengketa Pertanahan Antar Warga Masyarakat Di Desa Bukit Jaya Km 27 Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara Pembimbing : 1. Dr. H. Hudali Mukti, S.H., M.H. 2. H. Nainuri Suhadi, S.H.,M.Hum Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penyelesaian sengketa tanah di Desa Bukit Jaya, Km 27, Kecamatan Loa Ipuh Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara, juga bertujuan untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam penyelesaian sengketa pertanahan di Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara Peneliti menggunakan metode hukum empiris. Bahan hukum primer dan sekunder yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Populasi penelitian terdiri dari warga yang mengalami sengketa tanah dan pihak kelurahan. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyelesaian sengketa tanah di Desa Bukit Jaya Km 27 Kecamatan Loa Ipuh Darat terdapat beberapa langkah meliputi : 1) pengaduan ke Kelurahan Loa Ipuh Darat, dan 2) pemanggilan pihak yang bersengketa, sedangkan proses mediasi terbagi menjadi tiga tahap yakni pra- mediasi, pelaksanaan mediasi dan hasil akhir mediasi, yang menyatakan telah tercapai kesepakatan perdamaian. Kendala yang dihadapi dalam penyelesaian sengketa pertanahan di Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara terbagi menjadi dua faktor penyebab, yakni faktor internal dan eksternal. Faktor internal bersumber dari dalam masyarakat, seperti 1) ketidakpuasan, dan 2) keinginan untuk memiliki. Faktor eksternal bersumber dari luar, yakni kepentingan ekonomi. Dalam proses penyelesaian sengketa pertanahan terdapat beberapa kendala diantaranya 1) kurang pemahaman hukum terkait kepemilikan, dan penguasaan tanah, 2) adanya pihak ketiga, dan 3) SDM yang minim dalam penyelesaian sengketa Kata kunci: Penyelesaian Sengketa Tanah, Mediasi, Kelurahan Loa Ipuh Darat

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 28 Apr 2026 03:28
Last Modified: 28 Apr 2026 03:28
URI: http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/761

Actions (login required)

View Item View Item