INKLUSIVITAS LAYANAN PERPUSTAKAAN (STUDI KASUS PENGALAMAN PEMUSTAKA DISABILITAS DI PERPUSTAKAAN KOTA SAMARINDA)

Murozah, Murozah (2025) INKLUSIVITAS LAYANAN PERPUSTAKAAN (STUDI KASUS PENGALAMAN PEMUSTAKA DISABILITAS DI PERPUSTAKAAN KOTA SAMARINDA). Other thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (ffull paper)
MUROZAH_2263201089_Admnistrasi Publik_2025 - Murozah Aji.pdf - Submitted Version

Download (3MB)

Abstract

Murozah, Inklusivitas Layanan Perpustakaan (Studi Kasus Pengalaman Pemustaka Disabilitas di Perpustakaan Kota Samarinda), di bawah bimbingan Dr. H. Abdul Rofik, S.P., M.P dan Ahmad Yani, S.Sos., M.Si. Latar belakang penelitian ini adalah bahwa perpustakaan sebagai institusi layanan publik dituntut untuk memberikan akses yang setara bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Yang mana, implementasi layanan inklusif seringkali menghadapi berbagai tantangan. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana inklusivitas layanan perpustakaan diterapkan dalam menggali pengalaman pemustaka disabilitas dan apa saja faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi pemustaka disabilitas dalam memperoleh layanan di Perpustakaan Kota Samarinda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui inklusivitas layanan perpustakaan diterapkan dalam menggali pengalaman pemustaka disabilitas serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi pemustaka disabilitas dalam memperoleh layanan di Perpustakaan Kota Samarinda. Penelitian dilaksanakan berkaitan inklusivitas layanan perpustakaan dengan menggunakan fokus penelitian yang didasarkan dari Standar Checklist IFLA, yaitu adalah Physical Access, Colection and Information Access, serta Service Quality. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui teknik wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan inklusif telah diwujudkan melalui Ruang Literasi Ramah Disabilitas (RELASI), fasilitas fisik dasar dan koleksi adaptif. Namun temuan lapangan menunjukkan bahwa aksesibilitas fisik masih bersifat parsial dengan keterbatasan fasilitas pendukung, ketersediaan koleksi dan teknologi bantu belum memadai, serta kualitas pelayanan perpustakaan telah memberikan pelayanan yang baik ditandai dengan sikap empatik dan responsif staf, namun sangat bergantung pada inisiatif individu staf karena keterbatasan atau ketiadaannya SOP. Adapun faktor pendukung utama adalah komitmen kelembagaan dan kolaborasi dengan organisasi disabilitas. Sementara hambatan utamanya meliputi keterbatasan anggaran dan keterbatasan kompetensi SDM karena ketiadaan SOP. Penelitian menunjukkan perlunya penguatan anggaran untuk kelengkapan fasilitas dan peningkatan kapasitas SDM melalui penyusunan SOP khusus untuk mewujudkan layanan inklusif yang berkelanjutan. Kata Kunci: Inklusivitas, Layanan Perpustakaan, Pemustaka Disabilitas

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Administrasi Publik
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 23 Apr 2026 05:52
Last Modified: 23 Apr 2026 05:52
URI: http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/730

Actions (login required)

View Item View Item