PERAN LEMBAGA ADAT DALAM PELESTARIAN BUDAYA DI KELURAHAN BUDAYA PAMPANG KECAMATAN SAMARINDA UTARA KOTA SAMARINDA

Yemima, Yemima (2025) PERAN LEMBAGA ADAT DALAM PELESTARIAN BUDAYA DI KELURAHAN BUDAYA PAMPANG KECAMATAN SAMARINDA UTARA KOTA SAMARINDA. Other thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (full paper)
YEMIMA_2163201039_Administrasi Publik_2025 - Yemima.pdf - Submitted Version

Download (6MB)

Abstract

YEMIMA, Peran Lembaga Adat Dalam Pelestarian Budaya di Kelurahan Budaya Pampang Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda, di bawah bimbingan Bapak Dr. H. Abdul Rofik, SP., MP selaku dosen pembimbing I dan Bapak Drs. M. Z. Arifin, M.Si selaku dosen pembimbing II. Dalam upaya melestarikan budaya suatu desa ada peran yang sangat penting dan berpengaruh dalam melestarikan kebudayaan desa tersebut yaitu peran Lembaga Adat dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah serta bertindak sebagai penjaga nilai-nilai tradisional, penghubung antara generasi tua dan muda, serta mengatur dan melaksanakan kegiatan budaya. Namun, dalam pelestarian budaya masih terdapat permasalahan, seperti kurangnya minat generasi muda terhadap budaya telinga panjang dan tato, serta kurangnya partisipasi generasi muda dalam memainkan alat musik tradisional karena banyak yang belum lancar atau belum mengetahui cara memainkannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui upaya pelestarian budaya serta faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelestarian budaya di Kelurahan Budaya Pampang. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan fokus penelitian, yaitu menampung dan menyalurkan pendapat masyarakat kepada pemerintah, melestarikan dan mengembangkan adat istiadat, dan menciptakan hubungan yang demokratis dan harmonis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Lembaga Adat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal. Peran Lembaga Adat dalam pelestarian budaya di Kelurahan Budaya Pampang, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, sudah berjalan dengan baik. Lembaga Adat aktif menyalurkan aspirasi masyarakat, melestarikan budaya dengan melalui kegiatan kesenian pada hari Minggu dan melaksanakan kegiatan festival budaya dalam satu tahun sekali, serta berkerja sama dengan pihak pemerintah. Akan tetapi pelestarian budaya masih ada hambatan seperti melemahnya pengunaan bahasa daerah, tradisi telinga panjang, seni rupa (ukiran dan tato), dan olahraga tradisional. Oleh karena itu diharapkan dengan adanya banyak dukungan dari pemerintah dan masyarakat perlu terus diperkuat agar pelestarian budaya tetap berjalan dan terjaga dengan baik. Kata Kunci: Lembaga Adat, Pelestarian Budaya

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Administrasi Publik
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 22 Apr 2026 06:25
Last Modified: 22 Apr 2026 06:25
URI: http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/702

Actions (login required)

View Item View Item