MEKANISME PENGHENTIAN PENUNTUTAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KEADILAN RESTORATIF PADA KEJAKSAAN NEGERI DI KOTA SAMARINDA

Diaz Erlangga, Delfis (2025) MEKANISME PENGHENTIAN PENUNTUTAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KEADILAN RESTORATIF PADA KEJAKSAAN NEGERI DI KOTA SAMARINDA. Undergraduate Thesis thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (full paper)
DELFIS DIAZ ERLANGGA_2174201015_HUKUM_2025 - A_Delfis Diaz Erlangga.pdf - Submitted Version

Download (1MB)

Abstract

Nama : Delfis Diaz Erlangga NPM : 2174201015 Judul Skripsi : Mekanisme Penghentian Penuntutan Menggunakan Pendekatan Keadilan Restoratif Pada Kejaksaan Negeri Di Kota Samarinda Pembimbing : 1. Dr. Jaidun, S.H., M.H 2. Hj. Rustiana, S.H., M.H Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana proses Mekanisme Penghentian Penuntutan Menggunakan Pendekatan Keadilan Restorative Pada Kejaksaan Negeri Kota Samarinda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses mediasi yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Kota Samarinda dalam melaksanakan penyelesaian perkara pidana dengan menggunakan pendekatan keadilan restoratif, serta untuk mengetahui kendala atau tantangan Kejaksaan Negeri Kota Samarinda dalam melakukan penyelesaian perkara pidana menggunakan pendekatan keadilan restoratif. Penelitiian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kejaksaan Negeri Kota Samarinda yang berperan sebagai fasilitator, secara aktif melaksanakan penyelesaian perkara pidana melalui pendekatan keadilan restoratif sesuai Peraturan Kejaksaan Negeri Kota Samarinda Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. Pendekatan keadilan restoratif yang dimana berfokus pada pemulihan hubungan korban dan pelaku dengan melibatkan tokoh masyarakat, lembaga non pemerintah, dan tokoh agama. Namun dalam proses tersebut kendala atau tantangan seperti penolakan korban untuk berdamai kerap membuat proses mediasi dihentikan, oleh karena itu penelitian ini merekomendasikan kejaksaan negeri kota samarinda mengambil peran ganda seperti konselor atau edukator guna memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa tidak semua perkara diselesaikan melalui pengadilan. Kata Kunci: Restoratif Justice, Mediasi. Kejaksaan Negeri Kota Samarinda, Perkara Pidana

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 01 Apr 2026 08:24
Last Modified: 01 Apr 2026 08:24
URI: http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/644

Actions (login required)

View Item View Item