FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BARONG TONGKOK KABUPATEN KUTAI BARAT TAHUN 2025

Meilani, Ezra (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BARONG TONGKOK KABUPATEN KUTAI BARAT TAHUN 2025. Undergraduate Thesis thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (Full Paper)
EZRA MEILANI_2113201015_KESEHATAN MASYARAKAT_2025 - Ezra Meilani.pdf - Submitted Version

Download (2MB)

Abstract

Ezra Meilani, 2025. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat Tahun 2025. Dibawah bimbingan Sulung Alfianto Akbar, S.Kom., M.MSI. Selaku pembimbing I dan Herlina Magdalena, S.KM., M.Kes. selaku pembimbing II. Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dominan di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang 3M, kebiasaan menggantung pakaian, dan penggunaan obat anti nyamuk terhadap risiko terjadinya DBD di Wilayah kerja Puskesmas Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survai analitik menggunakan pendekatan Case Sectional. Sampel sebanyak 50 responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu responden yang pernah mengalami DBD dan yang tidak pernah DBD dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis menunjukkan bahwa Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat Tahun 2025 dapat dilihat pada variabel pengetahuan 3M tidak adanya hubungan dengan kejadian DBD, dimana P Value sebesar 0,884>0,1. Selanjutnya kebiasaan menggantung pakaian menunjukkan adanya hubungan dengan kejadian DBD, dimana P Value sebesar 0,001<0,1. Kemudian pada penggunaan obat anti nyamuk menunjukkan adanya hubungan dengan kejadian DBD, dimana P Value sebesar 0,008 <0,1. Dari hasil tersebut, disarankan agar masyarakat meningkatkan kesadaran menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui Gerakan 3M Plus secara rutin untuk menurunkan angka kejadian DBD. Kata Kunci: DBD, Pengetahuan 3M, Kebiasaan Menggantung Pakaian, Penggunaan Obat Anti Nyamuk

Item Type: Thesis (Undergraduate Thesis)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 31 Mar 2026 03:55
Last Modified: 31 Mar 2026 03:55
URI: http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/568

Actions (login required)

View Item View Item