Dwi Sasmita, Alfina (2026) FAKTOR PENYEBAB MENURUNNYA MORAL SOPAN SANTUN PADA PESERTA DIDIK KELAS VI C DI SDN 003 SUNGAI KUNJANG. Other thesis, UWGM Samarinda.
|
Text (full paper)
inbound7332454975936654338 - Alfina Dwi Sasmita.pdf - Submitted Version Download (5MB) |
Abstract
Sasmita, Alfina Dwi (2026). Faktor Penyebab Menurunnya Moral Sopan Santun Pada Peserta Didik Kelas VI C di SDN 003 Sungai Kunjang. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Penelitian ini dibimbing oleh Samsul Adianto, S.Pd., M.Pd selaku dosen pembimbing I dan Afdal, S.Pd., M.Pd selaku dosen pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penurunan moral sopan santun serta menganalisis faktor penyebabnya pada peserta didik kelas VI C di SDN 003 Sungai Kunjang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 13 orang, yaitu 1 guru kelas VI C, 6 orang tua peserta didik, dan 6 peserta didik kelas VI C. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan moral sopan santun tampak dari kebiasaan berbicara ceplas-ceplos, saling mengejek, dan kurang mampu mengendalikan emosi. Penyebabnya dipengaruhi oleh faktor internal, yaitu rendahnya kontrol diri, kebiasaan menggunakan bahasa yang kurang sopan, kurangnya kesadaran menerapkan nilai sopan santun, serta lemahnya pengendalian emosi. Sementara itu, faktor eksternal meliputi pola asuh dan pengawasan orang tua yang belum konsisten, pengaruh teman sebaya, pembinaan karakter di sekolah yang belum didukung secara optimal oleh lingkungan keluarga, serta penggunaan gadget yang kurang terkontrol sehingga memengaruhi perilaku dan bahasa peserta didik. Dengan demikian, penurunan moral sopan santun dipengaruhi oleh keterkaitan faktor internal dan eksternal sehingga diperlukan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan peserta didik dalam pembentukan karakter. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah perlu memperkuat pendidikan karakter melalui pembiasaan perilaku sopan santun, pemberian keteladanan oleh guru, penguatan kerja sama dengan orang tua dalam pembinaan karakter peserta didik, serta penyusunan program pengawasan dan edukasi penggunaan gadget agar pembentukan moral sopan santun dapat berlangsung secara berkelanjutan. Kata Kunci: moral sopan santun, faktor internal, faktor eksternal, peserta didik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar |
| Depositing User: | Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 06:56 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 06:56 |
| URI: | http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/1271 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
