Supriyanti, Novita (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LOA BAKUNG KOTA SAMARINDA TAHUN 2026. Other thesis, UWGM Samarinda.
|
Text (full paper)
1.Novita Supriyanti_1913201027_Kesmas_Tahun 2026 - Novita Supriyanti.pdf - Submitted Version Download (3MB) |
Abstract
Novita Supriyanti, 2026. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Loa Bakung. Dibawah bimbingan Bapak Sulung Alfianto Akbar, S.Kom., M.MSI. Selaku pembimbing I dan Ibu Herlina Magdalena, S.KM., M.Kes. selaku pembimbing II. Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan angka kejadian yang terus meningkat dan berpotensi menimbulkan kematian. Tingginya kasus DBD dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pencegahan, kondisi lingkungan, serta keberadaan vektor Aedes aegypti. Di wilayah kerja Puskesmas Loa Bakung Kota Samarinda, jumlah kasus DBD mengalami peningkatan dan menjadi yang tertinggi di Kota Samarinda, sehingga diperlukan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD sebagai dasar dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Cross Sectional. Sampel sebanyak 98 responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu responden DBD dan yang tidak pernah DBD dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kejadian DBD, dengan nilai P Value sebesar 1,000 > 0,05. Tidak terdapat hubungan antara perilaku 3M dengan kejadian DBD, dengan nilai P Value sebesar 0,677 > 0,05. Demikian pula, terdapat hubungan antara peran petugas kesehatan dengan kejadian DBD, dengan nilai P Value sebesar 0,000< 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik, perilaku 3M, dan peran petugas kesehatan belum secara signifikan berhubungan dengan kejadian DBD pada responden. Kejadian DBD dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti kondisi lingkungan, kepadatan hunian, sanitasi, konsistensi perilaku pencegahan, serta kondisi iklim dan curah hujan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Oleh karena itu, upaya pencegahan DBD perlu dilakukan secara komprehensif melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, penerapan 3M secara konsisten, pemberdayaan masyarakat, penguatan peran petugas kesehatan, serta perbaikan kondisi lingkungan secara berkelanjutan. Kata Kunci: DBD, Pengetahuan, Perilaku 3M, Peran Petugas Kesehatan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 02:11 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 02:11 |
| URI: | http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/1179 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
