HUBUNGAN POLA MAKAN, TINGKAT STRES DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEJADIAN DISPEPSIA DI KELURAHAN SIMPANG TIGA KOTA SAMARINDA

Widyayeti, Prisilia (2026) HUBUNGAN POLA MAKAN, TINGKAT STRES DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEJADIAN DISPEPSIA DI KELURAHAN SIMPANG TIGA KOTA SAMARINDA. Other thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (full paper)
Prisilia Widyayeti_1913201062_Kesmas_2026 - Priscilla Widyayeti..pdf - Submitted Version

Download (2MB)

Abstract

Prisilia Widyayeti, 2026. Hubungan Pola Makan, Tingkat Stres, dan Gaya Hidup terhadap Kejadian Dispepsia di Kelurahan Simpang Tiga Kota Samarinda. Dibawah bimbangan Apriyani, SKM., MPH selaku Pembimbing I dan Herlina Magdalena, SKM., M.Kes selaku Pembimbing II Dispepsia merupakan istilah yang digambarkan sebagai suatu kumpulan gejala atau sindrom yang meliputi nyeri atau rasa tidak nyaman di ulu hati. Data puskesmas Trauma Center 2023 sebanyak 926 kasus. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui hubungan pola makan, tingkat stres, dan gaya hidup terhadap kejadian disepsia di Kelurahan Simpang Tiga. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantiatif dengan desain cross-sectional. Populasi 260 jiwa dan sampel 72 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengolahan data yaitu, editing, coding, skoring, dan tabulating. Uji validitas dan realibilitas menggunakan instrumen kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubugan yang signfikan antara pola makan terhadap kejadian dispepsia (p-value 0,670 > 0,1), tidak terdapat hubungan yang signfikan antara tingkat stres terhadap kejadian dispepsia (p-value 0,615 > 0,1), dan tidak terdapat hubungan yang signfikan antara gaya hidup terhadap kejadian dispepsia dispepsia di Kelurahan Simpang Tiga Kota Samarinda (p-value 0,711 > 0,1) Kesimpulan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan, tingkat stres dan gaya hidup tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian dispepsia di Kelurahan Simpang Tiga Kota Samarinda. Masyarakat dapat membangun kesadaran (health awareness) untuk menjaga ketertiban waktu makan dan menghindari makanan pemicu iritasi lambung secara konsisten sebagai langkah pencegahan primer, bukan hanya bertindak ketika gejala dispepsia sudah muncul. Mengimbangi rutinitas harian dengan manajemen waktu dan pola istirahat yang cukup untuk mendukung kesehatan sistem pencernaan. Kata Kunci: Dispepsia, Pola Makan, Tingkat Stres, Gaya Hidup. Kepustakaan: 37 (2017-2021)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 14 Sep 2026 05:28
Last Modified: 14 Sep 2026 05:28
URI: http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/1155

Actions (login required)

View Item View Item