HUBUNGAN TINGGI HAK SEPATU, MASA KERJA, RASIO LAMA BERDIRI DAN DUDUK DENGAN KELUHAN NYERI TUMIT (PLANTAR FASCIITIS) PADA KARYAWAN BANK X DI KOTA SAMARINDA

Setiawan, Ryfadia (2026) HUBUNGAN TINGGI HAK SEPATU, MASA KERJA, RASIO LAMA BERDIRI DAN DUDUK DENGAN KELUHAN NYERI TUMIT (PLANTAR FASCIITIS) PADA KARYAWAN BANK X DI KOTA SAMARINDA. Other thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (full paper)
RYFADIASETIAWAN_2213201063_KESMAS_2026 - Ryfadia Setiawan.pdf - Submitted Version

Download (2MB)

Abstract

Ryfadia Setiawan. 2026. Hubungan Tinggi Hak Sepatu, Masa Kerja, Rasio Lama Berdiri dan Duduk Dengan Keluhan Nyeri Tumit (Plantar Fasciitis) Pada Karyawan Bank X Di Kota Samarinda. Di bawah Bimbingan Bapak Dr. H. Suwignyo, SKM., M.Si Selaku Dosen Pembimbing I dan Bapak Iwan Harwidian M., S.Pi., M.Si Selaku Dosen Pembimbing II. Plantar fasciitis merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang dapat menimbulkan keluhan nyeri pada tumit. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh faktor pekerjaan, termasuk penggunaan sepatu dengan hak tinggi, masa kerja, serta aktivitas kerja dengan posisi berdiri dan duduk dalam waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tinggi hak sepatu, masa kerja, dan rasio lama berdiri dan duduk dengan keluhan nyeri tumit (plantar fasciitis) pada karyawan Bank X di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Jumlah sampel sebanyak 41 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi dan stopwatch untuk menghitung menit lama berdiri dan duduk, serta pengukuran tingkat nyeri tumit (plantar fasciitis) menggunakan Numeric Rating Scale. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher's Exact Test. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara Tinggi Hak Sepatu dengan keluhan nyeri tumit (Plantar Fasciitis) dengan nilai p- value = 0,129 (>0,05), Masa Kerja tidak berhubungan dengan keluhan nyeri tumit (plantar fasciitis) dengan nilai p-value = 0,454 (>0,05), Rasio Lama Berdiri dan Duduk tidak berhubungan dengan keluhan nyeri tumit (plantar fasciitis) p-value = 0,533 (>0,05). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tinggi hak sepatu, masa kerja, rasio lama berdiri dan duduk dengan keluhan nyeri tumit (plantar fasciitis). Meskipun demikian, perusahaan tetap disarankan untuk memberikan edukasi kepada karyawan mengenai pentingnya penggunaan alas kaki yang nyaman dan ergonomis, melakukan pemantauan kesehatan karyawan secara berkala, serta menerapkan prinsip ergonomi dalam aktivitas kerja melalui pergantian posisi kerja, istirahat aktif, dan peregangan otot secara teratur. Kata Kunci: Plantar Fasciitis, Tinggi Hak Sepatu, Masa Kerja, Rasio Lama Berdiri dan Duduk, Ergonomi. Kepustakaan: 37 (2013–2026).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 11 Sep 2026 01:45
Last Modified: 11 Sep 2026 01:45
URI: http://repo.uwgms.ac.id/id/eprint/1149

Actions (login required)

View Item View Item